Rabu, 28 Januari 2026

Procedure & Function Alifian

 

Apa Itu Stored Procedure?

Stored Procedure adalah kumpulan perintah SQL yang disimpan dan dijalankan langsung di dalam sistem manajemen basis data (DBMS), seperti MySQL atau MariaDB. Dengan cara ini, Anda bisa menuliskan query sekali saja, lalu memanggilnya berulang kali tanpa harus mengetik ulang query yang sama.

Berbeda dengan query biasa yang dieksekusi satu per satu, stored procedure sudah tersimpan secara permanen di server database. Hal ini membuat proses eksekusi lebih cepat, efisien, dan praktis, terutama untuk operasi yang kompleks atau sering digunakan.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki query panjang untuk menampilkan data pelanggan berdasarkan tanggal pendaftaran, query tersebut bisa disimpan sebagai sebuah procedure. Nantinya, Anda cukup memanggil nama procedure tersebut dengan parameter tertentu, tanpa menuliskan ulang query yang panjang.

Fungsi Stored Procedure

Stored procedure memiliki beberapa fungsi utama yang membuatnya banyak digunakan dalam pengelolaan database, di antaranya:

  1. Meningkatkan Efisiensi
    Query yang tersimpan akan dieksekusi langsung oleh server database tanpa perlu dikompilasi ulang, sehingga prosesnya lebih cepat.
  2. Mengurangi Redundansi
    Prosedur yang sama bisa digunakan berkali-kali tanpa menulis ulang query, sehingga lebih praktis dan konsisten.
  3. Mendukung Logika Bisnis
    Aturan bisnis dapat diletakkan di dalam database, misalnya validasi data atau perhitungan otomatis, sehingga aplikasi menjadi lebih ringan.
  4. Mempermudah Integrasi Aplikasi
    Aplikasi cukup memanggil prosedur dengan parameter tertentu tanpa harus tahu detail query yang kompleks.
  5. Meningkatkan Keamanan
    Administrator database bisa memberi akses hanya untuk menjalankan prosedur tertentu, tanpa membuka akses langsung ke tabel